Monday, March 10, 2014

Potensi Helikonia

Sejak ngetop sebagai tanaman hias eksotik pada akhir tahun 1980-an, pamor helikonia tak pernah surut. Dengan bunga-bunganya yang semarak, tanaman pisang-pisangan ini tetap menarik sebagai penghias taman, bunga potong, maupun sebagai tanaman pot.

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id


Nama Heliconia berasal dari kata Helicon, nama sebuah gunung di Yunani bagian selatan yang dihormati oleh bangsa Yunani kuno sebagai rumah Nabi Musa, karena tanaman ini dianggap punya hubungan dengan tanaman pisang (genus Musa).

Oleh sebab itu pada mulanya genus ini dimasukkan dalam famili Musaceae (kelompok tanaman pisang-pisangan) bersama Musa, Ensete, Strelitzia, dan Ravenala. Namun dalam perkembangan terakhir, kelompok tanaman ini dimasukkan dalam famili tersendiri yakni Heliconiaceae dengan genus tunggal Heliconia.

Genus Heliconia diperkirakan memiliki 250 spesies namun baru sekitar 180 spesies yang telah dideskripsikan dan terutama tersebar di daerah tropis. Tanaman ini barasal dari wilayah tropis Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan beberapa pulau di Pasifik selatan. Namun karena pertumbuhannya mudah dan menampilkan bunga berwarna cemerlang, jadilah ia tanaman hias favorit di berbagai penjuru dunia.

Bunga Potong Helikonia

Maraknya pasar bunga potong di dunia telah menjadikan helikonia bunga potong yang patut diperhitungkan. Apalagi setelah diketahui untaian seludang dan bunganya yang semarak dapat bertahan cukup lama, sehingga memenuhi persyaratan sebagai bunga potong - baik sebagai 'teman' vas bunga maupun dalam rangkaian bunga yang eksklusif. H. psittacorum misalnya, dapat tahan lebih dari 15 hari.

Pasar bunga potong itu ternyata dimanfaatkan dengan baik oleh produsen helikonia. Terbukti komoditas ini menjadi salah satu komoditas pertanian penghasil dolar bagi produsennya. Lihat saja Negeri Belanda, Negara yang terkenal dengan industri bunga potongnya, mulai memasukkan tanaman ini di Pasar Bunga Alsmeer dalam tahun 1980-an sebagai bunga potong tropis setelah anthurium, walupun dengan volume kecil. Pada tahun 1988, Negeri Belanda melelang 591.000 tangkai bunga potong jenis ini dengan 933.000 Dfl.

Wilayah Karibia, Denmark, Jamaika, Suriname, Kosta Rika, Honduras, dan wilayah lain di Amerika Selatan dan Amerika Tengah juga mengembangkan bunga potong helikonia untuk tujuan komersial. Demikian pula negera-negera Pasifik dan Asia Tenggara, mulai mengembangkan tanaman tersebut untuk pasar Amerika dan Jepang.

Lihat juga : - Macam - Macam Tanaman Hias Polemoniaceae yang Menawan
                      - Ragam Helikonia Eksklusif
                      - Prospek Merpati Potong Sebagai Bisnis Yang Menguntungkan
                      - Sentuhan Bromelia 'Mewarnai' Landscape Taman

Tanaman Pot

Minat masyarakat terhadap bunga pot jenis baru ikut mempengaruhi pengembangan helikonia sebagai tanaman pot. Apalagi tanaman ini memang dapat diandalkan sebagai tanaman pot karena warnanya mencolok, sehingga jika ditempatkan di sudut ruangan akan menarik perhatian.

Petani Denmark menilai potensi pasar helikonia sebagai bunga pot dapat memberikan prospek baik dalam pemasarannya, karena itu mereka juga mengembangkannya. Petani Florida dilaporkan mengandalkan H. angusta kultivar Holiday sebagai bunga pot komersialnya, terutama untuk hari natal atau hari valentine.

Beberapa spesies yang sering digunakan adalah H. psittacorum, H. stricta, dan H. angusta. Jenis-jenis ini memang mampu beradaptasi dengan baik terhadap kondisi cahaya rendah, walaupun dalam kondisi itu produksi bunga akan berkurang.


Penghias Taman

Sampai saat ini helikonia masih menjadi tanaman favorit untuk taman-taman tropis di berbagai tempat di dunia, baik di daerah tropis maupun subtropis. Terutama untuk kultivar-kultivar yang warna bunganya kontras dengan warna daun dan batangnya. Perancang-perancang taman menggunakan helikonia untuk menciptakan komposisi taman dan 'menghidupkan ' suasana taman.

Karena memiliki beragam kultivar, helikonia dapat berfungsi sebagai tanaman pagar, pelindung, soliter, atau 'aksen' taman, tergantung pada sifat pertumbuhan dan ketinggiannya. Beberapa spesies yang banyak digunakan adalah H. psittacorum, H. angusta dan kultivar Golden Torch.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Macam - Macam Tanaman Hias Polemoniaceae yang Menawan

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id

Phlox Amoena



Nama lain : -
Famili        : Polemoniaceae

Tanaman tumbuh menyemak, percabangannya banyak, tinggi 15-30 cm. Daun berbentuk lanset, kecil, bertangkai pendek dan tegak. Bunga berwarna ungu, beberapa kuntum bunga berkelompok membentuk rangkaian perbungaan. Tanaman hias tahunan ini menyenangi sinar matahari penuh atau sedikit terlindung. Ia cocok ditanam sebagai salah satu eleman taman batuan. Perbanyakan tanaman dengan biji atau setek akar. Berasal dari Amerika Serikat.

Phlox Douglasii



Nama lain : -
Famili        : Polemoniaceae

 Tanaman hias ini sangat pas sebagai groundcover. Sosoknya pendek, hanya 10 cm, tetapi percabangannya banyak dengan bunga-bunga berlimpah sehingga tampak bagai hamparan permadani indah. Bunga kecil-kecil, berwarna ungu, bagian tengahnya kuning. Daun berukuran kecil, berbentuk lanset. Tanaman hias yang senang matahari penuh atau sedikit naungan ini diperbanyak dengan anakan atau biji. Berasal dari California sampai Kolombia.

Phlox Drummondii 'Cuspidata'



Nama lain : -
Famili        : Polemoniaceae

Jenis phlox ini sangat populer karena keindahan bunganya. Bunga berbentuk seperti bintang, berwarna merah cerah, dan sepanjang tepinya putih. Beberapa kuntum bunga berkelompok membentuk rangkaian perbungaan, dengan tangkai panjang. Daun berbentuk lanset, panjang 2,5-7,5 cm. Tanaman tumbuh tegak, tingginya kurang lebih 30 cm, hidup sebagai tanaman anual. Tanaman hias ini diperbanyak dengan setek atau biji.


Phlox Drummondii 'Globe'



Nama lain : -
Famili        : Polemoniaceae

Bunganya bisa digunakan sebagai bunga potong, lantaran bertangkai panjang dan banyak kuntumnya. Bunga berwarna putih, bagian tengah merah keunguan, membentuk perbungaan padat dan kompak. Daun kecil, berbentuk lanset. Tanaman hias anual ini tingginya hanya 15 cm, dengan percabangan banyak. Ia menyenangi sinar matahari penuh atau sedikit naungan. Perbanyakan dengan setek atau biji.

Phlox Drummondii 'Stellata'



Nama lain : -
Famili        : Polemoniaceae

Varietas ini juga cocok sebagai bunga potong. Bunganya berlimpah dan tersusun kompak pada tangkai perbungaan. Bunga berwarna merah, dengan bagian tengah putih bersih. Pola warna pada bagian tengah itu mirip bunga kecil yang muncul di tengah bunga besar berwarna merah. Tanaman anual ini menyenangi sinar matahari penuh atau sedikit naungan. Tanaman hias jenis ini yang masih muda sangat peka terhadap udara muda sangat peka terhadap udara dingin.

Phlox Paniculata 'Bright Eyes'



Nama lain : -
Famili        : Polemoniaceae

Jenis ini memiliki sosok tinggi, mencapai satu meter. Tumbuh sebagai tanaman hias tahunan, sehingga cocok sebagai tanaman pagar atau border. Tanaman tumbuh kompak dengan bunga-bunga melimpah. Bunga berwarna pink atau merah jambu, tengahnya keunguan. Daun berukuran besar, berbentuk lanset, dan tumbuh rimbun. Bunganya bisa digunakan sebagai bunga potong. Perbanyakan tanaman dengan pemecahan tanaman atau setek akar.

Lihat juga : - Anggrek Aneh dari Irian
                      - Ragam Helikonia Eksklusif
                      - Potensi Helikonia
                      - Sentuhan Bromelia 'Mewarnai' Landscape Taman

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Anggrek Aneh dari Irian

Aneh. Barangkali itulah kesan pertama yang muncul bila menemukan anggrek ini. Sepal dorsal bunganya lebih lebar daripada sepal lateral, melengkung ke depan mirip kerudung rambut, sedangkan sepal lateral seolah terpelintir.

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id

Bulbophyllum grandiflorum
Anggrek epifit ini spesies asli Irian Jaya, dikoleksi oleh Joesoef Adipatah di Nabire, Irian Jaya. Joesoef mendapatkannya dari belantara Irian Jaya beberapa tahun lalu.

Di habitat aslinya, tanaman ini banyak tumbuh menempel di pohon-pohon di seluruh pulau Irian, termasuk Papua Nugini - dari dataran rendah sampai ketinggian 500 dpl. Nama ilmiahnya Bulbophyllum grandiflorum.


Lihat juga : - Mawar Baru, Tanah Baru
                      - Macam - Macam Tanaman Hias Polemoniaceae yang Menawan
                      - Potensi Helikonia
                      - Si Topi Merah, Ikan Maskoki Oranda

Petal sangat kecil

Anggrek spesies ini memiliki umbi semu yang muncul dari rimpang bercabang. Setiap umbi semu berdaun tunggal. Daun tegak, tebal, berwarna hijau zaitun, berbentuk lonjong, panjang 15 cm, lebar mencapai 5 cm, berujung membulat.



Bunganya tunggal, berukuran besar, setiap umbi satu daun satu kuntum bunga. Bentuk bunga aneh, melengkung ke depan mirip kerudung rambut. Sepal lateralnya seolah terpelintir. Petal dan bibir bunga sangat kecil, bahkan hampir tersembunyi karena tidak tampak jelas. Warna bunga cokelat berbintik-bintik cokelat muda. Pada satu tanaman beberapa bunga sering mekar bersamaan. Menurut Joesoef bunga yang mekar bisa tahan sampai satu bulan atau lebih.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat.
Sumber : Majalah Trubus

Mawar Baru, Tanah Baru

Bila Anda ingin mengganti tanaman mawar yang sudah tua dengan yang baru, Anda harus melakukan pergantian tanah! Pasalnya, cendawan yang hidup di tanah sekitar akar tanaman lama bisa mengganggu dan meracuni tanaman baru Anda.

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id


Seringkali mawar yang baru kita tanam lambat-laun menjadi merana, dan akhirnya mati, walaupun diberi humus dan pupuk. Mengapa? Memang belum ada penjelasan yang pasti. Namun diduga seiring dengan berjalannya waktu, akar-akar mawar tua (berumur lebih dari 5 tahun) akan ditumbuhi cendawan tertentu yang bersifat racun. Kondisi ini diperburuk dengan berbiaknya sejenis cacing nematoda yang juga merugikan.

Cara sederhana untuk menanggulanginya adalah dengan menanam tanaman lain selama 2-3 tahun, sampai cendawan yang hidup di tanah bekas tanaman mawar itu mati kelaparan akibat tidak mendapat 'makanan' dari akar mawar. Namun penggemar mawar bisa jadi tidak setuju dengan cara ini. Mereka tentu ingin menikmati bunga mawar sepanjang tahun, tanpa harus menggantinya dengan tanaman lain.


Lihat juga : - Anggrek Aneh dari Irian
                      - Dua Varietas Unggul Cabai, Asal Tanindo
                      - Bercocok Tanam Vertikal Sistem Hidroponik
                      - Pengolahan Tanah Konservasi

Ganti Tanah

Racun dan cacing nematoda itu menurunkan kualitas tanah, sehingga tanaman baru tidak bisa tumbuh subur. Tanaman akan merana beberapa bulan sebelum akhirnya mati.

Jadi, tanah harus diganti sedalam kira-kira 0,3 m dengan bagian tanah yang lain dari kebun yang belum pernah ditanami mawar. Cara ini bagus untuk hobiis yang hanya memelihara 2-3 tanaman, tapi cukup merepotkan bagi yang ingin menanam dalam jumlah besar.

Cara kedua mungkin lebih praktis, yakni dengan memelihara tanaman mawar dalam polibag-polibag berisi kompos. Media kompos ini cukup baik untuk pertumbuhan mawar. Namun yang pasti, kita harus melakukan pergantian tanah bila ingin menanam mawar baru, agar tanaman kita bisa tetap tumbuh subur dan berbunga indah.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Bercocok Tanam Vertikal Sistem Hidroponik

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id

Menanam sayuran di rak bertingkat bukan hal yang baru di Indonesia. Tapi, belum banyak yang mencoba memadukan sistem bertanam vertikal dengan teknik hidroponik.


Hidroponik dengan cara Nutrient Film Technique (NFT) kini sudah mulai diterapkan. Sistem ini bahkan dipadukan dengan teknik bercocok tanam di rak bertingkat. Keruntungannya, sayur yang dipanen terlihat bersih, populasi tanaman meningkat, sikulasi udara tanaman pun lebih terjamin.

Sayuran Daun dan Tomat


Lebar rak bertingkat itu sekitar 3 m. Panjangnya 6 m. Setiap rak berisi 8 pipa PVC berdiameter 60 cm . Pada rak-rak bertingkat di dua bangunan itu ditanam selada, sawi, dan terong. Bagian pipa PVC yang terbuka ditutup styrofoam setebal 4 cm. Sebagai 'lubang tanam', styrofoam itu dilubangi setiap 8 cm.
Begitu styrofoam itu diangkat, tampaklah akar tanaman yang menjuntai ke bawah. Di pangkal akar terlihat busa bekas menyemai benih. Busa tersebut dijejalkan dalam pot plastik kecil berdiameter 2 cm. Akar sawi dan selada yang menembus lubang didasar pot terendam air setinggi 3,5 cm.

Untuk mencegah meluapnya air, setiap pipa PVC dilengkapi saluran pembuangan air. Kelebihan air tidak terbuang tapi masuk ke pipa PVC di bawahnya. Setelah sampai ke pipa paling bawah, air masuk ke parit kecil yang mengalirkan air itu kembali ke bak air yang ada dibelakang greenhouse. Dari bak ini air kembali bersirkulasi ke pipa-pipa.

Jika sawi dan selada ditanam vertikal, tidak demikian dengan tomat. Tomat ditanam dibedengan terbuat dari kaleng segi empat memanjang. Ketinggian bedengan dari atas tanah 80 cm. Bagian atas bedengan ditutup styrofoam setebal 4 cm. Di keempat sudutnya ada empat batang besi setinggi 3 m. Pada setiap batang besi direntangkan kawat sebagai tampat menjalarnya tomat. Setiap bedengan berisi 5 tanaman dengan jarak antar tanaman 60 cm.

Lihat juga : - Anggrek Aneh dari Irian
                      - Dua Varietas Unggul Cabai, Asal Tanindo
                      - Mawar Baru, Tanah Baru
                      - Pengolahan Tanah Konservasi

Efisiensi Lahan


Keuntungan utama bertanam sayur secara vertikal ialah efisiensi lahan. Jika ditanam secara konvensional dengan jarak tanam 8 cm, lahan yang dipakai untuk satu rak maksimal hanya bisa diisi dua baris selada. Setiap baris berisi 8 tanaman. Total populasinya hanya 16.

Pertanian dan peternakanku - Bercocok Tanam Vertikal Sistem Hidroponik

Dengan kombinasi sistem bertingkat dan hidroponik, kepadatan tanaman bisa meningkat drastis. Jarak tanam tetap 8 cm. Karena bertingkat empat dan setiap sisinya masing-masing berisi 8 tanaman, maka pada luasan yang sama total populasi 64 tanaman. Karena memakai sistem NFT, maka pupuk diberikan dengan cara melarutkannya dalam air. Petani selada di Taiwan, yang juga memakai teknik NFT, selalu meramu pupuknya sendiri.

Terima Kasih Atas Kunjungannya dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Tuesday, March 4, 2014

Pengolahan Tanah Konservasi

Pengolahan lahan merupakan ciri suatu kegiatan pertanian. Pada hakekatnya kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan kondisi tanah yang sesuai bagi pertumbuhan tanaman, yakni agar perakaran dapat berkembang leluasa, difusi oksigen dan karbohidrat atau pertukaran udara pada umumnya dapat berjalan lancar, serta tercipta struktur tanah yang mudah menyediakan air untuk diserap perakaran tanaman.

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id




Selain itu saat pengolahan tanah dilakukan tanaman-tanaman pengganggu (gulma) yang tidak dikehendaki ikut terbongkar, terpotong, dan tercabut. Pengolahan tanah yang umum dilakukan terutama pada pertanian tanaman pangan adalah pengolahan tanah sempurna. Pengolahan tanah dilakukan melalui tahapan-tahapan dibajak, digaru, dan dicangkul untuk perataan, sehingga diperoleh permukaan petakan yang rata dan rapi serta mempunyai agregat-agregat tanah yang relatif kecil.


Dari penelitian yang dilakukan akhir-akhir ini ternyata pengolahan tanah secara sempurna yang biasa dilakukan petani menimbulkan beberapa masalah. Pengolahan tanah sempurna merupakan salah satu penyebab utama tingginya erosi di lahan pertanian yang dapat menurunkan produktivitas tanah. Pengolahan tanah sempurna yang menyebabkan agregat-agregat tanah menjadi relatif kecil, berakibat agregat tanah tersebut lebih mudah dihancurkan oleh butir hujan yang menerpa dan dihanyutkan bersama aliran permukaan sebagai erosi.

Akibat lebih lanjut, areal lahan kritis semakin meluas karena tanah cepat mengurus dan tidak cukup subur untuk ditanami. Pengolahan tanah secara sempurna seringkali menyebabkan air tanah terbuang melalui penguapan atau drainase. Bagi lahan yang memiliki masalah penyediaan air hal ini merugikan. Selain itu pengolahan tanah sempurna memerlukan waktu yang tidak sedikit dan bagi usahatani intensif hal ini tidak efektif, karena usahatani yang intensif biasanya dibatasi oleh waktu yang relatif singkat.

Pengolahan Tanah Konservasi

Mengingat masalah-masalah merugikan yang ditimbulkan akibat cara pengolahan tanah secara sempurna tersebut, maka metode pengolahan tanah sempurna harus diperbaiki. Salah satunya dengan menerapkan metode pengolahan tanah konservasi. Prinsipnya, apabila kondisi tanah sebelum diolah telah dapat memenuhi kebutuhan tanaman untuk tumbuh optimal, pengolahan tanah tidak perlu dilakukan karena dalam hal ini pengolahan tanah merupakan pemborosan dan menyebabkan tanah mudah ter-erosi. Jadi, tidak semua tanah memerlukan pengolahan tanah.


Berbeda dengan pengolahan tanah secara sempurna, pengolahan tanah konservasi dilakukan berdasarkan kebutuhan pertumbuhan tanaman. Pengolahan tanah dilakukan hanya apabila diperlukan, yakni apabila tanahnya padat dan tidak ada perlakuan lain untuk menggemburkan tanah. Selain itu pengolahan tanah dilakukan seperlunya saja, baik frekuensi maupun luasan permukaannya.


Dikenal dua macam istilah dalam pengolahan tanah konservasi, yaitu yang tanahnya sama sekali tidak diolah (no tillage) dan yang diolah sekadarnya (minimum tillage). Dalam praktiknya mula-mula vegetasi yang menutupi lahan dibabat atau disemprot herbisida, kemudian dibiarkan sebagai mulsa.

Dalam metode no tillage, tanaman langsung ditanam 1-4 minggu setelah itu. Tanah hanya dibuka sedikit sekadar memasukkan benih/bibit ke dalam tanah. Sedangkan dalam metode minimum tillage, tanah diolah seperlunya saja. Pengolahan tanah hanya dilakukan sekali saja atau hanya pada barisan tanaman. Tujuannya sekadar melonggarkan tanah dengan kedalaman 10-15 cm dan dicirikan oleh permukaan tanah yang kasar, tidak halus, dan tidak rata. 


Sistem budidaya tanaman no tillage dan minimum tillage adalah sistem pengolahan tanah konservasi, karena mulsa menahan jatuhan air hujan langsung ke permukaan tanah dan mengurangi rekahan tanah serta mencegah erosi. Metode no tillage dan minimum tillage memperkecil erosi tanah dari 17,2 ton per hektar menjadi 1 ton per hektar dan aliran permukaan ditekan 30-45%.

                      - Membedakan Kakatua, Nuri dan Betet
                      - Mawar Baru, Tanah Baru
                      - Jambu Air Kita Populer Di Negeri Orang

Selain mencegah erosi sehingga dapat mempertahankan produktivitas tanah, bagi tanaman, pengolahan tanah konservasi juga memberikan beberapa keuntungan antara lain meningkatkan respirasi tanah, sehingga jumlah total mikroorganisme, tanah, fungi, dan nitrosomonas menjadi lebih banyak. Hal ini menyebabkan tanah menjadi kaya kandungan unsur hara.


Perakaran tanaman menjadi lebih banyak, traspirasi yang terjadi pada tanaman muda lebih sedikit. Ini berarti tanaman dapat tumbuh dan berkembang lebih optimal. Infiltrasi air meningkat sehingga air tanah tersedia bagi tanaman jumlahnya lebih banyak (20%) dan tersedia dalam waktu yang lebih lama. Hal ini mencegah terjadinya stres tanaman akibat kekurangan air.


Di samping itu metode ini mempunyai keuntungan komparatif lain, yakni waktu kerja menjadi singkat sehingga areal penggunaan lahan untuk pertanian bertambah luas. Sebab, tanah-tanah yang tadinya tidak bisa diusahakan dapat ditanami. Waktu tanam menjadi lebih leluasa, karena ketersediaan air dalam tanah lebih lama.

Produksi

Penelitian-penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa output atau produksi tanaman yang diperoleh dari pertanian dengan metode pengolahan tanah kenservasi ini, terutama pada tanaman pangan seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi jalar serta ubi kayu, hasilnya tidak berbeda nyata dengan hasil produksi dari pertanian dengan metode olah tanah sempurna.


Namun dalam beberapa kasus, dengan metode ini hasil yang diperoleh melebihi hasil metode olah tanah sempurna. Namun ada hal yang harus diperhatikan, yaitu keadaan lahan yang akan diusahakan. Lahan pertanian yang cocok -dalam arti akan memberikan hasil produksi tanaman yang memuaskan bila menerapkan metode pengolahan tanah konservasi ini- adalah lahan-lahan yang berdrainase baik sampai sedang, bertekstur sedang sampai berpasir atau pasir berdebu, mudah kering, dan berat isi tanahnya lebih kecil dari 1,35 gram/cm persegi, serta memiliki solum yang lebih dangkal dari 20 cm.


Lahan pertanian memiliki agregat tanah berukuran besar, kompak, padat dengan kandungan liat tipe 2 : 1. Di lahan-lahan yang pada zone perakaran tanaman terdapat lapisan yang mengeras atau padat dan berdrainase jelek, masih tetap dapat menerapkan metode pengolahan tanah konservasi ini, tetapi produksinya biasanya kurang memuaskan.

Selain itu petani juga dituntut untuk lebih menguasai konsep hubungan tanah dengan tanaman dan pengetahuan tentang pemupukan, khususnya pemakaian bahan organik dan kompos, bila menghendaki produksi yang memuaskan dengan menerapkan metode pengolahan tanah konservasi ini.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Sunday, March 2, 2014

Membedakan Kakatua, Nuri dan Betet

Kakatua, nuri, dan betet termasuk burung yang banyak penggemarnya. Tapi, ada juga orang yang sulit membedakan ketiga burung berparuh bengkok ini. Padahal jenis burung yang beberapa di antaranya dilindungi undang-undang itu mempunyai ciri khas masing-masing.

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id


Betet kelapa dari Maluku
Betet, kakatua, dan nuri merupakan nama kelompok burung famili Psittacidae. Ciri khas burung dari famili ini tubuh dan lehernya pendek. Penampilannya tetap serasi, walau kepalanya besar dan berparuh bengkok. Jenis kelaminnya sulit ditentukan karena bentuk, ukuran, dan warna burung jantan maupun betina hampir sama.

Tungkainya pendek, kuat. Demikian pula kakinya yang berjari empat dengan sepasang jari berlawanan. Kaki tersebut dipakai mencengkeram, memegang, dan mengangkat makanan ke paruh.

Paruh melengkung dengan bagian atas lebih panjang, runcing, serta mengait. Fungsinya untuk membantu memanjat dan berpindah dari cabang ke cabang. Dengan lidah berupa daging, burung itu dapat menirukan kata dan suara.

Famili Psittacidae terdiri dari 326 spesies, 816 subspesies, dan 79 negara di seluruh dunia. Semuanya terbagi dalam 7 subfamili, tapi hanya tiga yang bisa menjadi burung peliharaan penting, yakni kakatua (Cacatuinae), nuri (Loriinae), dan bayan atau betet (Psittacinae).

Subspesies nuri dan kakatua ini banyak sekali, dengan penampilan berbeda-beda. Mereka tercipta karena evolusi intraspesies. Masing-masing dapat mempertahankan ciri khasnya karena isolasi geografis, kebanyakan pada pulau-pulau tertentu.


Kakatua

Kelompok burung ini bertubuh padat, gempal, dan bersayap kuat. Kepala, leher, serta ekornya pendek. Paruhnya besar, kuat, melengkung, dengan ujung runcing untuk membuka buah-buahan keras dan memakan isinya.


kakatua putih jambul kuning (cacatua galerita)

Bulu kambul di kepala dapat mengembang serta menutup. Bulu badannya hanya satu warna, yakni putih, abu-abu, atau hitam. Kakatua ini bersifar cerewet serta suka menjerit. Kalau dilatih burung ini bisa berbicara, tapi tak selancar beo. Pakannya biji-bijian, buah-buahan, dan serangga.

Penyebaran kakatua sangat terbatas, mulai dari Australia sampai Filipina. Subfamilinya memiliki 17 spesies yang terbagi atas 5 genus.

Pertanian dan peternakanku - Membedakan Kakatua, Nuri dan Betet

Beberapa spesies kakatua yang digemari sebagai burung peliharaan antara lain alkai raja atau kakatua raja (Probosciger aterrimus), kakatua barat (Cacatua sulphurea), kakatua irian atau kakatua putih besar jambul kuning (Cacatua galerita), kakatua malut (Cacatua alba), kakatua seram (Cacatua moluccensis), kakatua tanimbar (Cacatua goffini), dan kakatua wasur (Cacatua sanguinea).

Menurut Direktorat Penyuluhan Konservasi Sumber Daya Alam (1991), kakatua raja dan kakatua putih besar jambul kuning termasuk burung yang dilindungi berdasarkan SK Mentan Th. 1970.


Nuri
Nuri merah kepala hitam (Lorius Lory) yang langka

Nuri nama kelompok burung bertubuh padat. Panjang tubuh berkisar 12,5 - 50 cm. Kepala, leher, dan kakinya pendek. Kepalanya tak berjambul, dan paruhnya yang melengkung relatif panjang serta sempit. Paruh atas berujung runcing dan lebih panjang dari pada paruh bawah. Lidahnya dilengkapi bulu seperti sikat pada bagian ujung, sehingga memungkinkan ia memakan serbuk sari dan madu bunga - selain buah-buahan.

Kakinya berjari empat, dua jari menghadap ke depan dan yang lain ke belakang. Bulu badan burung ini mengkilap cemerlang. Guratan merah, kuning, hijau, serta biru cerah pada tubuhnya tampak mencolok.


Nuri Merah (Eos Bornea)
Suara nuri ini bising. Sangat gemar hiruk-pikuk dan hidup berkelompok. Kalau dilatih, nuri dapat menirukan bunyi suara seperti beo. Subfamili nuri terdiri atas 65 spesies di seluruh dunia, dan di Indonesia terdapat sekitar 40 spesies.

Lihat juga : - Sambung Pucuk, Budidaya Bermanfaat Bagi Pohon Buah Alpukat
                      - Budidaya Buah Anggur Hijau
                      - Jambu Air Kita Populer Di Negeri Orang
                      - Potensi Helikonia

Beberapa spesies nuri yang digemari sebagai burung peliharaan antara lain betet kea (Nestor notabilis) dan betet kaka (Nestor meridionacis) di Selandia Baru, nuri Sulawesi (Trichoglossus ornatus), nuri pelangi (Trichoglossus haematodus), kesturi raja atau betet elang (Psittrichas fulgidus), nuri merah (Eos bornea), nuri hitam (Chalcopsitta atra), nuri cokelat (Chalcopsitta duivenbodei), nuri aru (Charmosyna multistriata), nuri ternate (Lorius garrulus), nuri merah kepala hitam (Lorius domicellus), payap atau nuri eglactus (Lorius roratus).

Kesturi raja dan nuri merah kepala hitam dada biru dilindungi undang-undang sejak tahun 1978, kesturi sulawesi dan nuri sulawesi sejak tahun 1979, dan nuri merah kepala hitam sejak 1972. Payap dengan berbagai subspesiesnya juga dilindungi undang-undang sejak 1972.


Betet

Betet alias bayan merupakan nama kelompok burung bertubuh gempal. Ukuran tubuhnya bervariasi dari yang kecil sepanjang 11 cm sampai raksasa sepanjang 100 cm. Kepala, leher, dan kakinya pendek. Paruhnya melengkung dengan bagian atas lebih panjang serta runcing dibandingkan paruh bawahnya. Jari kaki empat, dua jari menghadap ke depan dan lainnya ke belakang.
Sepasang bayan (Eclectus roratus)
Kepalanya tidak berjambul, tapi beberapa spesies memiliki bulu mahkota dan bulu tengkuk yang panjang. Warna bulu badan cerah, terutama didominasi warna hijau-baik hijau muda maupun tua. Sedang warna lain seperti merah muda, merah tua, hitam, atau biru hanya berfungsi sebagai pelengkap. Sifatnya cerewet. Suara "teet...teet" selalu terdengar tak henti-hentinya.

Lidah betet berbentuk batang yang sedikit gepeng, liat, kuat, serta permukaanya halus. Fungsi lidah tersebut untuk mengambil daging buah atau biji. Penyebaran burung ini sangat luas, yakni di Amerika, Afrika, Asia dan Australia. Di seluruh dunia terdapat sekitar 230 spesies betet, dan 130 spesies di antaranya terdapat di Amerika.

Beberapa spesies betet yang digemari sebagai burung peliharaan antara lain aryat ambon atau betet raja ambon (Alisterus chloropterus), bayan panjang (Psittacula longicauda), betet jawa atau bayan pendek (Psittacula alexandri), siba ungu (Geoffroyus geoffoyi), siba khaki (Geoffroyus simplex), tanau biru (Psittinus cyanurus), bayan atau uau rimba (Eclectus roratus), kesturi sulawesi (Tanygnathus sumatranus), betet kelapa (Tanygnathus megaloprynchus), betet ekor merah (Aprosmictus erythropterus), dan sirindit sulawesi (Loncolus exilis), parkit (Melopsittacus) dari Australia, bayan merah (Aramacao) dan bayan kuning-biru (Ara ararauana) dari Amerika Latin.
Pertanian dan peternakanku - Membedakan Kakatua, Nuri dan Betet

Kesturi sulawesi dan serindit sulawesi dilindungi undang-undang sejak 1979 berdasarkan SK Menteri Pertanian. Berbagai spesies kakatua, nuri dan betet yang langka dan unik antara lain bisa disaksikan di Kebun Binatang Ragunan-Pasar Minggu dan Taman Burung TMII ( Taman Mini Indonesia Indah) di Jakarta.

Jika merasa artikel ini bermanfaat bagi anda dan mungkin orang  lain, silakan di share dan jangan lupa sertakan alamat website kami.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus