Showing posts with label Sayuran. Show all posts
Showing posts with label Sayuran. Show all posts

Wednesday, June 22, 2016

Resep Obat Alami Tekanan Darah Tinggi Dari Sayuran

    Dapur Anda sebenarnya menyimpan sayuran alami untuk mengobati tekanan darah tinggi. Bawang putih, seledri, dan mentimun merupakan sayuran yang kerap dikonsumsi. Dari ketiga komoditas itu bisa dibuat dua jenis resep. Jika ditambah pule pandak, kumis kucing dan meniram, maka satu resep lagi tercipta.

    Jika Anda sering sakit kepala, jantung berdebar-debar, tengkuk terasa kaku, lesu, atau emosional, mungkin tekanan darah tinggi / hipertensi biang keladinya. Penyakit yang menyerang pada umur setengah baya ini belum diketahui secara pasti penyebabnya. Para ahli memperkirakan pemicu darah tinggi / hipertensi ini, antara lain faktor turunan, ketegangan pikiran, rokok dan makan berlebihan dan minuman beralkohol.

     Apapun penyebab darah tinggi, penderita hipertensi / darah tinggi perlu perawatan rutin. Jika tidak, pembuluh darah otak mungkin saja tidak tahan menahan tekanan darah tinggi yang terlalu tinggi. Akibatnya stroke.

    Tekanan darah normal adalah 120mm Hg (sistole/atas) dan 80mm Hg (diastole/bawah). Seandainya sistole 150mm Hg - 180mm Hg dan diastole 90mm Hg - 100mm Hg, kategori hipertensi ringan. Pada hipertensi / darah tinggi sedang, tekanan sistole 185mm Hg - 210mm Hg dan diastole 110mm Hg - 130mm Hg. Darah tinggi / hipertensi berat bila sistole lebih dari 210mm Hg dan diastole lebih dari 130mm Hg.

     Ada beberapa penderita darah tinggi yang datang ke SP3T RS. Bethesda. Kepada mereka diberikan resep obat alami tekanan darah tinggi dari sayuran yang berbeda, sesuai dengan kondisi hipertensinya (ada 3 resep yang bisa dipilih dibawah ini). Hasilnya, dalam waktu seminggu tensi sudah turun, kecuali yang kurang ketat mengatur dietnya. Ada juga yang sembuhnya agak lama lantaran ada tendensi faktor keturunan dan kegemukan.
Resep Obat Alami Tekanan Darah Tinggi Dari Sayuran - Pertanian dan Peternakanku

Obat Alami Tekanan Darah Tinggi Dari Sayuran
Resep 1:

- 2 siung bawang putih
- 10 lembar daun seledri

     Bawang putih dikupas dan dicuci. Seledri beserta tangkainya juga dicuci. Kedua bahan itu digiling atau ditumbuk bersama-sama sampai lembut (bisa diblender). Setelah lembut seduh dengan air panas sebanyak 1/2 gelas. Tutup rapat. Kalau airnya sudah dingin, peras dan saring. Minumlah air saringan itu dua kali sehari 1/2 gelas.
     Buat ramuan baru setiap kali mau minum karena ramuan itu tidak tahan lama. Minum 3 hari berturut-turut, kemudian kontrol tensinya. Kalau sudah normal, hentikan selama 1 hari, selanjutnya minum lagi 1 kali sehari selama 5 hari. Peringatan, meminum ramuan ini terus menerus bisa menurunkan tensi terlalu drastis sehingga badan menjadi lemas.
Lihat juga : - Solusi Telur Lele dengan Batu Bata


Obat Alami Tekanan Darah Tinggi Dari Sayuran
Resep 2 :

- 2 mentimun setengah tua yang panjangnya sejengkal
- 3 siung bawang putih tua

     Mentimun dikupas, dicuci, dan diparut. Bawang putih juga dikupas, dicuci, dan diparut. Tambahkan 1/2 gelas air dingin. Campur semuanya, peras dan disaring. Untuk penderita darah tinggi dengan tensi di atas 200mm Hg, minum 3 kali sehari 1/2 gelas. Kalau tensinya di atas 150mm Hg, cukup 2 kali sehari 1/2 gelas. Frekuensi minum 3 hari berturut-turut, kemudian kontrol dahulu tensinya. Bila sudah normal, hentikan sehari. Setelah itu minum lagi 1 kali sehari  1/2 gelas. Jika belum normal, pengobatan bisa dilanjutkan sampai seminggu.

Obat Alami Tekanan Darah Tinggi Dari Sayuran
Resep 3 : 

- 2 jari tangan akar pule pandak
- 2 pohon meniran cabut dengan akarnya
- 15 lembar daun kumis kucing

     Akar pule pandak dicuci dan dipotong kecil-kecil. Pohon meniran dan daun kumis kucing juga dicuci. Ketiga bahan itu dimasukkan ke dalam air bersih sebanyak 4 gelas. Rebus sampai tersisa 3 gelas. Cara meminumnya sama dengan resep nomor 2.
Resep Obat Alami Tekanan Darah Tinggi Dari Sayuran - Pertanian dan Peternakanku

Pantangan dan anjuran

      Kemanjuran 3 ramuan alami obat tekanan darah tinggi tersebut sangat dipengaruhi ketelatenan mematuhi diet. Penderita hipertensi/ darah tinggi jangan merokok, minum minuman beralkohol, kopi dan teh kental. Jangan makan durian dan daging kambing. Batasi mengkonsumsi telur, daging, garam, kecap asin, tauco dan ikan asin. Jangan bekerja terlalu berat.

      Para penderita tekanan darah tinggi dianjurkan menenangkan pikiran. Perbanyak makan sawi, labu air, mentimun, tomat, seledri dan lobak. Buah yang perlu dijadikan menu harian antara lain, belimbing manis, pepaya, jeruk manis, pisang dan semangka. Demikian 3 resep obat alami tekanan darah tinggi dari sayuran.


Terima Kasih Atas Kunjungannya dan Semoga Bermanfaat


Sumber : Majalah Trubus

Friday, January 9, 2015

Budidaya Tanaman Tomat Sistem Hidroponik

Budidaya Tanaman Tomat Sistem Hidroponik. Ini cara bertanam tanpa tanah yang sedang populer saat ini. Mengurusinya lebih repot, karena hidroponik memerlukan  penangan yang sama sekali berbeda dengan cara bertanam dengan mediun tanah. Tetapi ada cara yang cukup sederhana, untuk menanam tomat hidroponik.

Budidaya Tanaman Tomat Sistem Hidroponik


Medium hidroponik yang ingin di anjurkan kali ini adalah pasir, yang harus dicuci bersih dulu, dan disterilkan dengan memasaknya bersama air dalam drum, sampai air mendidih. Kemudian pasir steril ini dimasukkan dalam kantong plastik hitam berukuran tinggi 50 cm dan garis tengah 30 cm. Kantong hitam ini untuk menjaga agar cahaya matahari jangan menimpa akar tanaman.

Sebelumnya dasar pot plastik diberi lubang-lubang untuk pembuangan air. Sebelum diberi pasir steril terlebih dahulu kita memasukkan ijuk sebagai filter. Di atas ijuk baru kita memasukkan asir setinggi 4 cm. Supaya tanaman tidak terlalu berdesakan, satu pot hanya boleh ditanami satu bibit tomat saja.
Pot-pot plastik ini ditaruh diatas bedengan yang bersih dari rumput dan tumbuhan lain. Bedengan ini kita tutup dengan plastik hitam yang agak tebal untuk mencegah penularan penyakit berasal dari tanah. Di atas lembaran plastik ini ditaruh pengganjal kantong plastik berisi tanaman tomat. Barisan pot dilindungi dengan atap peneduh plastik, yang berguna untuk mencegah sinar matahari yang berlebihan, dan dapat pula mencegah penguapan air dari daun dan permukaan asir tempat tumbuh tanaman.

Tomat hidroponik harus kita beri nutrien (zat makanan) berupa garam pupuk yang dicampur dalam air untuk memudahkan penyerapan oleh akar. Banyak rumus yang diberikan oleh ahli hidroponik untuk membuat nutrien bagi tanaman tomat. (lihat tabel).

Larutan utama yang mengandung unsur hara makro
Garam Pupuk
Garam/Liter
Monopotasium Phosfat (KH2PO4)
Potasium Nitrat (KNO3)
Kalsium Nitrat (Ca = NO3)
Magnesium Sulfat (MgSO4)
Besi Sulfat (Fe SO4)
0,14
0,55
0,88
0,71
1,2
Larutan utama diberikan setiap hari kecuali besi diberikan hanya satu atau dua kali dalam seminggu.

Larutan cadangan yan mengandung hara mikro
Garam Pupuk
Garam/Liter
Asam Borat (H3 BO3)
Mangan Khlorid (Mn C12)
Zinc Sulfat (Zn SO4)
Copper Sulfat (Cu SO4)
Asam Molidbat (H2 MO4)
2,86
1,81
0,22
0,08
0,02
Resep larutan cadangan ini harus selalu disertakan pada saat penggunaan larutan utama di atas
Cairan nutrien ini disiramkan setiap hari, sambil diperhatikan kebersiannya disamping itu tentu saja kita harus rajin-rajin memegang pinset dan mencari satu demi satu ulat, semut merah atau hama lain untuk segera disingkirkan. Ketekunan ini akan membuat kita menarik napas lega jika kemudian kita melihat buah tomat kita bermunculan.

Terima Kasih Atas Kunjungannya dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Monday, January 5, 2015

Cara Menanam Tomat Lengkap

Untuk dapat melakukan cara menanam tomat yang baik, pertama kita harus mengetahui bibitnya. Kalau kita sudah tahu persis jenis tomat mana saja yang cocok ditanam di tanah kita, tentu kita akan lebih yakin menanamnya. Apalagi kalau kita mau telaten mengikuti petunjuknya satu persatu. Tanaman tomat kita akan tumbuh subur.

Cara Menanam Tomat yang Pertama dengan Memilih Benih yang tepat


Benih tomat yang baik memegang peranan penting dalam pertumbuhan tanaman tomat dikemudian hari kelak. Kalau benih jelek, tanaman akan mudah terkena serangan penyakit dan hasil buahnya pun jadi kurang memadai. Benih tomat siap semai banyak dijual orang. Dari benih lokal sampai benih luar negeri yang khusus didatangkan dari Denmark dan New Zealand dalam kemasan 10 gram.

Ada cara yang cukup mudah untuk memperoleh benih tomat sendiri yang baik. Sebelumnya, ditentukan dulu jenis tomat apa yang ingin kita tanam, dan cocok dengan ketinggian tanah kita. Lalu tinggal mencari buah tomat masak yang bagus saja. Tomat masak ini dibelah dua dan dikeluarkan bijinya, untuk direndam dalam air bersih selama 4 hari.

Biji tomat yang baik akan mengendap ke bawah dan lendir yang melekat akan terlepas dengan sendirinya. Setelah 4 hari, air rendaman dibuang bersama lendir dan biji tomat yang mengapung. Biji dibilas berkali-kali sampai bersih benar. Sesudah itu bisa kita semaikan, dan sisanya kita simpan dalam alumunium foil, atau botol berwarna gelap yang ditutup rapat dan simpan di tempat sejuk dan kering.

Kapan Menanam Tomat


Hampir semua jenis tomat baik ditanam pada awal musim kemarau atau dua bulan sebelum berakhirnya musim penghujan. Pengaturan air dapat kita laukukan lebih mudah, sementara sinar matahari bagi pertumbuhan tanaman dapat kita peroleh. Sebaliknya, kalau kita mulai menanam tomat pada awal musim hujan banyak ruginya.

Udara yang lembab dapat membusukkan akar tanaman, belum lagi macam-macam penyakit yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman kelak. Kalau mau nekad bisa juga. Tapi harus memasang atap dari plastik, supaya air hujan tidak merusak tanah disekitar tanaman tomat. Tentu saja perlu perawatan yang lebih intensif.

Kalau sudah setengah mati merawat tanaman, hasilnya masih juga kurang memuaskan, ya terima sajalah! Tomat memang enggan kelebihan air dan udara dingin yang terlalu menisik. Dari pengalaman petani Jawa Barat, paling aman menananm tomat pada awal musim kemarau saja.

Pada musim hujan, lahan ditanami jenis  sayuran lain yang lebih tahan terhadap udara dingin dan lembab. Tapi harus diingat, bahwa tanah untuk cara menanam tomat tidak boleh tanah bekas menanam terong, kentang, tembakau atau cabe. Jenis-jenis tanaman ini masih satu famili dengan tomat, sehingga penyakit yang mereka tinggalkan mungkin sekali menulari tanaman tomat.

Pertaniandanpeternakanku  -  Cara Menanam Tomat Lengkap

Menyemai dan menyapih


Benih yang sudah kita peroleh, perlu disemaikan dulu ditempat persemaian. Boleh berupa kotak persegi empat dari kayu yang dasarnya diberi lubang-lubang kecil. Ukuran kotak persemaian cukup 75x75x15 cm. Campurkan tanah, pasir dan kompos matang dengan perbandingan 2:1:1 dan timbunkan ke dalam kotak.

Sehari sebelum kita tanami, tanah persemaian ini kita siram air dengan gembor supaya cukup lembab. Baru besok sorenya kita taburi benih tomat. Supaya bisa tumbuh baik, sebelum disemai benih tomat direndam selama 2 jam di wadah plastik atau kaca. Baru kemudian ditaburkan dan ditutupi dengan selapis tanah tipis saja.

Tiap pagi dan sore harus disirami air dengan gembor sebab benih ini akan terpelanting melesat kalau diguyur air dengan keras dan besar karena ringannya bijinya. Benih buyar tidak mungkin berkecambah. Biar aman, kita buatkan tenda dari plastik tembus cahaya. Dengan cara menanam tomat seperti ini, persemaian tetap bisa mendapat sinar matahari penuh sepanjang hari, tetapi aman bila tiba ada hujan dan angin kencang datang.

Pada usia seminggu benih tomat ini sudah menjelma menjadi kecambah yang mungil. Daunnya kecil, dua helai, dan warnanya hijau segar. Kalau sudah begini, kita mulai menyeleksi mana tanaman yang perlu di perlihatkan, dan mana tanaman yang harus diafkir. Penyeleksian dilakukan dengan memperhatikan kepesatan tumbuh tanaman dan besar kecilnya sosok helai daun. Tanaman yang paling tinggi dan nampak kokoh harus dipindahkan lebih dulu ke tempat penyapihan.

Apa itu tempat penyapihan? Sebetulnya sama saja dengan tempat persemaian. Hanya saja tempat ini khusus untuk kecambahan tanaman sebatang demi sebatang sehingga dapat tumbuh lebih baik dan kuat, daripada seandainya mereka dibiarkan tumbuh berdesak-desakan di persemaian.

Kalau bibit itu ditanaman langsung dikebun kebanyakan akan mati karena masih lemah di tempat penyapihan, setiap tanaman tomat dapat perhatian dan perawatan yang cukup sehingga siap dan kuat untuk dipindah tanamankan di kebun. Petani Jawa Barat membuat tempat penyapihan dari daun pisang sepanjang 5 cm, yang dibentuk menjadi berumbung bergaris tengah 3,5 cm, dan diisi dengan campuran tanah, diisi kompos, dan pasir berbanding 2:1:1.
Penyiranam dengan gembor di kotak penyemaian

Bibit tomat yang sudah kita seleksi tadi dipindahkan satu demi satu kedalam berumbung daun pisang ini. Kumpulan berumbung penyapihan berikut bibit tomat ini masih tetap ditaruh dibawah atap plastik, dan setiap hari dirawat seperti benih tomat di tempat persemaian. Sepuluh hari kemudian, bibit tomat yang mulai besar ini sudah bisa kita pindahkan ke guludan di kebun tempat penanamannya yang tetap, yang sudah di dipersiapkan 3-4 hari sebelumnya.

Penanaman di kebun


Kebun tomat sebaiknya berupa guludan tanah berukuran 25 cm x 1.200 cm yang di gemburkan dengan seksama. Tanah gembur itu kita campur kompos matang secukupnya dan di susun menjadi guludan setinggi 40 cm. Supaya cukup lembab guludan ini kita siram air sehari sekali selama 3-4 hari. Sesudah itu baru kita pindahkan bibit tomat dari tempat penyapihannya ke guludan. Mulailah tanaman tomat belajar tumbuh di udara terbuka.

Guludan seluas 0,25 x 12 m itu biasanya ditanami bibit satu deret memanjang dengan jarak 40 cm. Guludan yang satu dengan guludan kedua diberi jarak hanya 20 cm. Ini maksudnya untuk memudahkan ajir disatukan dengan ajir dari guludan di sampingnya. Pada pananaman pertama ini sekalian kita taburkan pupuk urea secukupnya, untuk membantu pertumbuhan bibit.

Merawat Tanaman


Bibit yang sudah ditanam sudah tentu perlu disirami air satu kali sehari. Tapi kalau udara terlalu panas, penyiraman di sekitar tanaman tomat harus dibuang habis, karena mereka menyaingi tanaman tomat. Pupuk Urea, TS, atau NPK kita berikan berselang-seling. Maksudnya, kalau pemberian pupuk pertamanya Urea, pemberian pupuk kedua tidak urea lagi tetapi TS atau NPK.
Pemangkasan untuk mengurangi serangan penyakit

Kalau tanaman di atas guludan sudah berumur 20 hari boleh kita berikan pupuk yang pertama. Dua bulan kemudian diberi pupuk lagi. Ketika akan panen, sekitar hari ke 75, diberi lagi pupuk yang terakhir. Kalau buah mulai bergelantungan pupuk tidak perlu lagi kita berikan, karena pengaruhnya tidak terlalu besar bagi pembesaran buah tomat.

Pencegahan penyakit dilakukan setiap 3 hari sekali, dengan menyemprotkan Dithane. Pemangkasan kita lakukan terhadap tunas-tunas muda dan pucuk batang. Pemangkasan dilakukan untuk mencegah jangan sampai tanaman bercabang banyak, dan buah yang tumbuh padanya kecil. Tiap batang cukup ditinggalkan 2 cabang utama saja.

Pemangkasan juga mengurangi kemungkinan serangan penyakit. Kapan mulai memangkas, bisa kita pakai patokan sederhana, jika tanaman sudah mengeluarkan 5 tangkai bunga, kita sudah boleh mulai mengadakan pemangkasan. Selain itu, kita juga harus menyeleksi bunganya, supaya buah yang akan kita panen kelak tumbuh besar-besar. Tiap cabang kita tinggalkan 8 bunga saja.

Terima Kasih Atas Kunjungannya dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Wednesday, May 14, 2014

Macam macam Sayuran dan Manfaat Kandungan Gizinya

Macam - macam sayuran dan manfaat kandungan gizinya yang belum kita ketahui. Cukup banyak cara menuju sehat. Selain harus berolah raga, kesehatan juga bisa didapat dari perasaan rileks, dan pola makan yang benar. Di antaranya dengan banyak mengkonsumsi berbagai jenis sayuran. Baik dengan cara dimakan mentah, dijus atau dibuat sup.

Macam - macam sayuran sangat banyak, tidak hanya berupa daun saja melainkan berupa polong, umbi, buah, juga batang. Masing - masing memiliki kandungan zat gizi dan khasiat yang berbeda. Sayuran tersebut ada yang bisa dimakan segar, diolah terlebih dulu, atau diracik dengan jenis sayuran lain maupun buah-buahan. Syaratnya, zat gizi yang dikandungnya tidak rusak yang akhirnya akan berubah fungsi.

Asparagus

Macam macam Sayuran dan Manfaat Kandungan Gizinya-

Asparagus (Asparagus officinalis) satu keluarga dengan bawang putih, yaitu Liliaceae. Bagian yang dimanfaatkan adalah rebungnya. Kandungan zat aspergine yang terdapat pada rebungnya ternyata sangat berguna untuk memperbaiki pencernaan dan melancarkan air seni.

Asparagus yang dimasak atau jus dapat digunakan untuk membantu meningkatkan pengeluaran faeces, dan sangat baik membantu menghilangkan timbunan asam urat pada penderita ginjal - asparagus berperan sebagai stimulan. Namun bila dikonsumsi terlalu banyak iritasi ginjal akan terjadi. Fungsi lain dalam tubuh adalah digunakan sebagai pencuci muka.

Bawang Putih

Macam macam Sayuran dan Manfaat Kandungan Gizinya-

Jenis sayuran yang digunakan sebagai bumbu ini mempunyai nama ilmiah Allium sativum dari keluarga Liliaceae. Baunya yang tak sedap namun penambah rasa dalam masakan ini tergolong jenis sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sebab bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Pengaruh bawang putih terhadap terapi untuk kesehatan adalah bawang putih mengandung mineral yang tinggi seperti selenium dan germanium, glucosinolate, serta enzim. Kandungan yodiumnya yang tinggi, jika diracik dengan seledri dapat menurunkan tekanan darah tinggi, dan pencegah gondok. Sulfur yang terdapat pada umbi bawang putih mengandung substansi alicin (diallyl sulfide) - penyebab bau tak sedap - dan allyl propyl disulfide.

Kedua substansi sulfur berguna sebagai zat anti infeksi dan antibakteri. Untuk memperoleh khasiat disulfida yang utuh seperti pada umbinya, maka cara memakannya ialah bawang tersebut diiris tipis dicampur dengan masakan, namun bawang tetap dalam keadaan segar. Namun bila tahan terhadap baunya akan lebih baik dimakan mentah.

Brokoli

Macam macam Sayuran dan Manfaat Kandungan Gizinya-
Brokoli (Brassica oleracea var, botrytis) dikenal sebagai sayuran sub-tropis yang termasuk anggota keluarga kubis-kubisan (Cruciferae). Yang dikonsumsi adalah bunga (curd) yang berwarna hijau gelap atau hijau kebiru-biruan, disebut, sprouting broccoli.

Ternyata keluarga Cruciferae ini mempunyai peran sangat penting dalam terapi untuk kesehatan. Brokoli bersama anggota lainnya seperti kubis, bunga kol, dan lobak dapat menurunkan risiko terkena kanker usus besar, dan kanker pencernaan.

Bunganya yang hijau pekat ini mempunyai bau yang khas, disebabkan adanya senyawa indol. Sebuah teori mengatakan, di dalam tubuh senyawa ini dapat meningkatkan ekskresi estrogen, senyawa yang dapat merangsang pembiakan sel kanker yang bersarang dalam rahim dan payudara.

Itulah sebabnya akhir-akhir ini sangat dianjurkan pada wanita agar lebih banyak mengkonsumsi brokoli, pasalnya penyakit ini cenderung lebih banyak menyerang kaum hawa. Sayuran yang biasa dihidangkan sebagai brokoli setup ini, sebaiknya dimasak tidak terlalu matang, karena zat-zat yang terkandung di dalamnya akan rusak dan tidak berfungsi lagi.

Paprika

Macam macam Sayuran dan Manfaat Kandungan Gizinya-
Cabai yang berbentuk lonceng ini berasal dari daerah tropis Amerika, dikenal dengan nama paprika (Capsicum annuum var. grossum) masih satu keluarga dengan kentang Solanaceae. Genus Capsicum ini terkenal mengandung zat casaicine (C₁₈H₂₇ON) yang memberi rasa pedas, pada paprika dikenal dengan zat capsanthin (C₄₀H₅₈O₃) yang memberi rasa manis pada kulitnya yang tebal.

Karena mengandung Provitamin A yang didalam tubuh dikonversi menjadi Vitamin A, tubuh lebih tahan terhadap udara dingin dan infeksi hidung, infeksi tenggorokan, dan sinusitis. Dan ternyata paprika ini juga mengandung Vitamin C yang sebanding dengan kandungan Vitamin C pada jeruk.


Menurut Dra. Emma S. Wirakusumah, M.Sc dalam bukunya Buah dan Sayur Untuk Terapi, paprika beberapa saat setelah dimakan dapat menurunkan tingkat gula dalam darah. Penyebabnya adalah indeks glicemia pada paprika yang rendah. Dengan demikian, paprika dapat digunakan untuk mengobati diabetes. Bagi yang ingin menjaga kesehatan rambut, kuku, kulit dan gigi, paprika juga bisa dimanfaatkan, karena mengandung silikon yang tinggi.

Seledri

Macam macam Sayuran dan Manfaat Kandungan Gizinya-
Seledri (Apium graveolens) termasuk famili Umbeliflorae. Seledri di dapur rumah tangga digunakan sebagai pelengkap berbagai masakan, sebab selain bentuk daunnya yang cantik juga baunya pemberi harum pada masakan -baik batang maupun daunnya.

Sayuran yang dikenal rendah kalori dan sarat serat kasar ini juga merupakan sumber Vitamin A, B, dan C, terutama pada batangnya. Kandungan mineralnya pun cukup banyak. Fungsi lainnya ialah dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Seledri ini pun sering digunakan sebagai obat kesehatan rambut.

Tomat

Macam macam Sayuran dan Manfaat Kandungan Gizinya-
Tomat (Lycopersicum esculentum) satu famili dengan kentang Solanaceae. Bila tanaman kentang yang diambil adalah umbinya, tanaman tomat ini lebih dikenal sebagai sayuran yang berupa buah. Sayuran yang sering dibuat jus ini bila dimakan mentah cukup menyegarkan dengan rasa masam-manis.

Di dalam buah tomat banyak terkandung zat-zat yang berguna bagi tubuh manusia. Zat-zat gizi yang terkandung di dalamnya dapat membantu pengobatan, kandungan besar asam sitrat akan bereaksi dalam aliran darah menjadi basa.

Bersama dengan sayuran hijau lainnya yaitu bayam serta bawang putih, tomat ini dapat dibuat jus yang berguna sebagai tonikum. Tomat yang dikenal mengandung karoten jenis lycopene ini bersama-sama wortel mempunyai fungsi sebagai pencegah kanker.

Wortel

Macam macam Sayuran dan Manfaat Kandungan Gizinya-
Sayuran yang mempunyai nama latin Daucus carota ini terkenal sebagai sumber Vitamin A karena mengandung Provitamin A. Bagian yang dimakan itu sebenarnya adalah akar tunggang yang berubah bentuk dan fungsinya menjadi umbi. Anggota famili Umbelliferae ini sosok tanamannya berupa terna dan menyimpan cadangan makanannya di dalam umbi.

Pertanian dan peternakankuMacam macam Sayuran dan Manfaat Kandungan Gizinya

Vitamin A sangat baik untuk menjaga kesehatan mata dan meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit. Beta-karoten yang merupakan senyawa Provitamin A mampu mencegah reaktivitas bensopiren penyebab kanker paru-paru. Karena kandungan beta-karoten, wortel merupakan salah satu bahan sup yang digunakan sebagai sup anti kanker dengan campuran bahan seperti lobak, jamur shi kering, dan gobo.


Seperti sayuran lain, bila ingin mendapatkan khasiat dari wortel sebaiknya mengkonsumsinya dalam keadaan setengah masak. Kandungan gizi lain yang terdapat dalam wortel adalah Vitamin B, Vitamin B, dan Vitamin C, selain itu juga kaya akan protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi, serat, serta niasin. Lihat juga Sayuran Mencegah Kanker atau Budidaya Tanaman Kopi


Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Wednesday, April 2, 2014

Vaksinasi Virus Cabai

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id

Panen cabai dapat menurun 70% akibat serangan Cucumber Mosaic Virus (CMV). "Bahkan bila terjadi serangan berat tanaman tidak bisa berbuah," tutur Ir. Yoyo Sutyo, peneliti di Instansi Penelitian Tanaman Hias Cipanas. Tetapi kini ada cara untuk mengendalikannya, yaitu dengan vaksinasi.

Sumber Gambar : http://www.shouragroup.com/
Penyakit yang disebabkan oleh virus merupakan salah satu kendala utama pada budidaya cabai. Salah satu jenis virus yang banyak menyerang tanaman cabai adalah Cucumber Mosaic Virus (CMV). Tanaman yang terinfeksi menunjukkan gejala kerdil, daun mengecil, mosik, atau klorosis. Akibatnya pertumbuhan tanaman cabai terhambat, buah mengecil, produksinya menurun, bahkan ada yang tidak mau berbuah.

Pengendalian virus ini sangat sulit, meskipun dengan varietas resisten, karena memiliki banyak strain dan tanaman inangnya sangat banyak (seperti gulma, kacang-kacangan, terung-terungan, atau timun-timunan). Selain itu CMV termasuk kelompok virus non persisten (stilet-borne). Penyebarannya dilakukan oleh serangga vektor, yaitu beberapa spesies kutu daun. Seekor kutu saja mampu menularkan ke beberapa tanaman cabai. Itulah sebabnya virus ini sulit dikendalikan dengan pestisida.

Divaksin sejak bibit

Pengendalian CMV ini prinsipnya menginokulasikan virus lemah pada tanaman, sehingga tanaman terhindar dari infeksi oleh strain lain dari virus yang sama.

Cara imunisasi :
Daun bibit cabai atau keping bijinya terlebih dulu ditaburi tepung karborandum (600 mesh). Tepung karborandum ini berfungsi seperti ampelas, melukai permukaan tanaman sehingga larutan yan dioleskan meresap ke dalam tanaman.

Selanjutnya larutan vaksin dioleskan ke permukaan keping biji atau daun yang telah ditaburi karborandum. Konon, di Cina pemberian vaksin ini dilakukan dengan cara disemprotkan ke bibit tanaman. Permukaan daun yang telah diinokulasi kemudian dicuci dengan air bersih, dan untuk menghindari matahari terik bibit cabai yang telah divaksin ditutup dengan koran beberapa saat.

Vaksinasi atau imunisasi ini sebaiknya dilakukan sedini mungkin, pada saat tanaman masih bibit. Umur bibit 2-3 minggu setelah semai, atau sekurang-kurangnya 1-2 minggu sebelum bibit cabai dipindahkan ke lapangan.

Lihat juga : Manfaat Bayam, Sayuran Anti Kanker
                     - Menanggulangi Ulat Buah
                     - Pesona Bonsai Japanese Maple
                     - Merawat Mangga di Halaman Rumah

'Satelit' RNA 5

Lemahnya virus itu penyebabnya bermacam-macam, salah satunya karena adanya 'satelit'. Istilah 'satelit' pada virus ini sebenarnya adalah asam nukleat tambahan yang tidak diperlukan oleh virus untuk memperbanyak dirinya. Adanya asam nukleat tambahan ini dapat mengalahkan perkembangbiakan asam nukleat virusnya sendiri. Sehingga gejala yang muncul akan lebih ringan atau tidak ada sama sekali.


CMV memiliki asam nukleat yang disebut RNA 1, RNA 2, RNA 3, dan RNA 4. Kehadiran asam nukleat tambahan, RNA 5, dapat menekan RNA lainnya sehingga gejala tidak muncul. RNA 5 atau 'satelit' itu bertindak sebagai parasit tingkat molekuler. Nah, virus yang mengandung RNA 5 inilah yang digunakan sebagai vaksin untuk mencegah perkembangan CMV pada cabai.

Virus murni atau jaringan terinfeksi

Vaksin untuk mengatasi CMV pada cabai ini dapat tersedia dalam bentuk larutan virus mengandung 'satelit' yang telah dimurnikan, atau berupa jaringan tanaman yang terinfeksi. Bentuk yang kedua ini dapat dibuat dengan menggunakan inokulum beberapa tanaman, seperti tembakau atau succhini.

"Kita tidak memakai tanaman cabai atau tanaman dari keluarga Solanaceae lainnya, karena kemungkinan munculnya virus-virus lain justru dapat memperberat gejala," ujar Yoyo Sulyo. Pada tanaman tembakau atau succhini biasanya yang muncul hanya CMV.

Dari kedua tanaman itu yang praktis digunakan adalah succhini, karena pertumbuhannya cepat, dan dalam waktu 10-14 hari tanaman terinfeksi sudah dapat digunakan sebagai vaksin. Menurut Yoyo Sulyo, imunisasi/vaksinasi dapat dilaksanakan meskipun tidak ada CMV pada cabai yang ditanam.

Tetapi agar lebih efisien, barangkali perlu pengamatan atau sampling untuk mengetahui ada tidaknya CMV pada pertanaman cabai tersebut. Selain itu pengendalian dengan imunisasi akan lebih baik bila didukung dengan penanaman varietas resisten, kebersihan lingkungan, dan penggunaan mulsa plastik perak.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Manfaat Bayam, Sayuran Anti Kanker

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id

Sepintas sosoknya seperti tanaman liar yang kurang berarti. Namun sayuran bayam ini ternyata menyimpan manfaat yang sangat besar, baik terhadap kecantikan, kesehatan maupun pengobatan. Bila diolah ia akan menjadi hidangan yang istimewa.
Sumber Gambar : manfaattumbuhanbuah.blogspot.com

Tanaman tahunan ini berbentuk perdu, termasuk anggota keluarga bayam-bayaman (Amarathaceae) dengan nama ilmiah Amaranthus sp. Tanaman ini berasal dari daerah tropis Amerika yang kemudian menyebar ke daerah tropis lain seperti Indonesia.

Anggota keluarga Amaranthaceae ini terdiri dari beberapa jenis yang memiliki keindahan pada daun dan malai bunganya. Tanaman bayam memiliki batang basah mencapai 1,5 m, dan pada umumnya berdaun bulat telur dengan ujung meruncing. Ia dapat hidup di daerah berketinggian 5-1.300 m dpl. Ditanam di kebun-kebun dan pekarangan rumah, bahkan hidup liar di tempat-tempat tak terurus.

Lihat juga : Cara Membuat Bubuk Sari Buah Jeruk
                     - Vaksinasi Virus Cabai
                     - Sayuran Mencegah Kanker
                     - Merawat Mangga di Halaman Rumah
                     - Menanggulangi Ulat Buah

Dari tanaman hias sampai konsumsi

Pantas bila sebagian kecil orang menganggapnya tanaman liar, karena memang ia hidup di tempat tak terurus. Tapi di Amerika Serikat beberapa jenis Amaranthaceae sering disebut sebagai tanaman hias yang indah. Contohnya Amaranthus caudatus dengan daun besar -hijau kemerahan, serta bunganya yang panjang berwarna merah keluar dari ketiak daunnya.

Jenis lainnya, Amaranthus hypochondricus, memiliki variasi daun antara ungu, merah, dan hijau, sementara bunganya berwarna merah. Anggota lainnya adalah Iresine herbstii yang dikenal dengan beefsteak plant memiliki warna daun yang cantik merah keunguan; begitupun Alternanthera versicolor memiliki warna daun seperti warna tembaga.

Sedangkan jenis-jenis bayam yang dibudidayakan dan dikonsumsi di Indonesia di antaranya bayam cabut (Amaranthus tricolor), yang berbatang kemerahan disebut batang merah, sedangkan yang berbatang putih kehijauan disebut bayam putih.

Selain bayam cabut ada bayam tahunan yang lebih dikenal dengan bayam kakap (Amaranthus hybridus); daunnya lebar,, tangkai daun agak panjang serta batangnya agak besar pula. Bayam kakap ini terdiri dari dua spesies yaitu Amaranthus hybridus caudatus dan Amaranthus hybridus paniculatus.

Dari kedua jenis bayam tersebut muncul varietas-varietas baru hasil budidaya. Di Indonesia sendiri bayam tumbuh produktif di berbagai daerah, berjumlah sekitar 13 varietas. Namun hasil penelitian Balai Penelitian Hortikultura Lembang, menyebutkan dari 13 varietas yang memiliki sifat unggul, tujuh diantaranya ialah giti hijau, giti merah, maksi, raja, betawi, skop dan hijau.


Syarat Gizi

Bayam yang tampak seperti tanaman liar ini termasuk ke dalam jenis-jenis sayuran yang berguna dan berpengaruh terhadap metabolisme tubuh. Daunnya yang berwarna hijau kaya akan klorofil yang berperan sebagai penghalang mutasi sel yang merupakan langkah awal pembentukan kanker. Apalagi kandungan gizinya hampir 45% merupakan sumber vitamin A, C, Fe, Ca dan K.

Kandungan mineral tertinggi yang dikandung oleh bayam adalah zat besi yang berperan dalam metabolisme energi dan mengatur molekul-molekul hemoglobin sel-sel darah merah. Karena itu kekurangan unsur besi dapat mengakibatkan anemia yang akan menurunkan daya konsentrasi dan funsi kekebalan tubuh.

Kandungan karoten yang tinggi juga menjadikan sayuran ini digolongkan pada sayuran hijau yang dapat bertindak sebagai pencegah kanker bersama sayuran hijau lainnya. Hasil penelitian membuktikan bahwa bayam yang dibuat jus sangat berpotensi sebagai pencegah kanker.

Selain itu bayam sangat baik untuk sistem pencernaan, juga mampu menurunkan kadar kolesterol darah. Namun kita harus cukup hati-hati pula terhadap kandungan asam oksalat pada bayam, karena jika asam tersebut bereaksi dengan kalsium, kedua zat tersebut akan menghasilkan senyawa yang tidak bisa diserap oleh tubuh sehingga persendian akan sering terganggu.

Di dunia kecantikan sari daun bayam jika dioleskan pada kulit kepala dan rambut dapat merangsang pertumbuhan rambut, sehingga rambut menjadi sehat dan dapat mencegah timbulnya uban. Bahkan sari daun bayam yang dicampur dengan sari kunyit dapat mencegah kekeringan pada kulit.

Untuk mendapatkan hidangan yang lebih lezat dari bayam, bayam harus diolah lebih lanjut -misalnya pastel bayam, gulai parang bayam, keripik bayam, juga perkedel. Yang harus diperhatikan dalam mengolah penganan dari bayam ialah proses memasaknya, karena jika terlalu masak selain rasanya tidak enak, kandungan gizinya juga akan rusak -terutama Vitamin C yang dibutuhkan tubuh.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat
Sumber : Majalah Trubus

Tuesday, April 1, 2014

Sayuran Mencegah Kanker

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id

Selain meningkatkan gizi, sayuran juga diperkirakan dapat mencegah kanker. Contohnya bayam, brokoli, tomat, dan wortel. Wortel bahkan digunakan sebagai salah satu bahan sup antikanker. Bayam juga dapat menurunkan kadar kolesterol. Asparagus dapat menurunkan asam urat dalam, ginjal, dan bawang putih mengobati tekanan darah tinggi.

Sumber Gambar : www.ksumitrasejahtera.wordpress.com
Dalam salah satu teori mengenai timbulnya kanker disebutkan, pemicu terjadinya sel kanker adalah adanya sisa metabolisme yang tidak terbakar sempurna di dalam tubuh. Karenanya sisa-sisa metabolisme itu mengandung radikal bebas yang kemudian bereaksi dengan zat-zat tertentu dalam sel tubuh.

Sayuran mengandung bahan-bahan yang dapat mengikat radikal-radikal bebas itu. Substansi-substansi dalam sayuran antara lain flavonoid (berbentuk polifenol) dan PUFA (Poly Unsaturated Fatty Acid, asam lemak tak jenuh) terdapat pada tempe dan kacang-kacangan, minyak kedelai, tapi tidak pada minyak goreng yang sudah bekurang ketidakjenuhannya. 

Karena itulah diperkirakan hampir semua jenis sayuran dapat mencegah kanker. Selain itu substansi karoten pada tomat dan wortel juga diduga dapat mencegah kanker. Kata "mencegah" digarisbawahi di sini, sebab bila sudah menjadi sel kanker, tidak dapat diobati dengan mengkonsumsi sayuran.

Lihat juga : Manfaat Bayam, Sayuran Anti Kanker
                     - Vaksinasi Virus Cabai
                     - Sayuran Jepang di Indonesia
                     - Merawat Mangga di Halaman Rumah

Di dalam sayuran, mineral-mineral seperti Fe dan Mg ada dalam bentuk Chelate, Yakni dikelilingi oleh asam-asam amino. Bentuk seperti ini mempermudah penyerapan mineral sebagai bagian dari metabolisme tubuh, dan retensi (berada lebih lama di dalam tubuh) lebih efisien/sempurna.


Karena itu dengan mengkonsumsi sayur, tubuh kira dapat menyerap mineral lebih banyak tanpa keracunan. Contohnya, mineral Mn apabila dikonsumsi tunggal (tidak dalam bentuk chelate) dalam jumlah banyak akan meracuni tubuh, namun tidak demikian bila berbentuk chelate yang ada di alam.

Jadi, bila ingin tetap hidup sehat di zaman sekarang ini, tidak ada salahnya kita bertanam sayuran di pekarangan sendiri. Selain dapat dikonsumsi dalam keadaan segar, juga dapat menghiasi pekarangan sebagai sayur hias di pot, sekaligus mengurangi polusi lingkungan perkotaan.

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat bagi anda dan mungkin juga orang  lain, silakan di share dan jangan lupa sertakan alamat website kami.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat

Sayuran Jepang di Indonesia

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id

Sekitar 70 jenis sayuran beredar di Jakarta. Beberapa di antaranya ada yang disebut sayuran jepang. Disebut demikian, karena sayuran yang beredar di Indonesia itu memiliki nama khas Jepang, dan sebelumnya memang belum dikenal masyarakat kita. Sebutan itu juga digunakan untuk jenis-jenis sayuran introduksi, yang benihnya memang diimpor dari Jepang.

Trend makan sayuran dalam jumlah banyak semakin marak dalam masyarakat modern di kota-kota besar. Hal itu terpantau dengan makin berkembangnya pasar swalayan yang menyediakan berbagai jenis sayuran segar.

Kebiasaan baru itu mendorong petani di Cipanas (Cianjur), Sukabumi, Lembang, dan Pengalengan, untuk aktif memproduksi jenis-jenis sayuran yang dibutuhkan konsumen. Jenis yang dikembangkan sayuran introduksi, terutama untuk memenuhi keperluan masakan Eropa, Cina, Korea, dan Jepang.

Dari sekitar 70 jenis sayuran yang beredar di Jakarta dalam bentuk batang, daun, bunga, buah, atau umbi, beberapa di antaranya merupakan jenis-jenis yang diperdagangkan dengan nama Jepang. Berikut ini jenis-jenis sayuran jepang itu.

1. Daikon

Daikon lazim disebut lobak di Indonesia. Umbi dari tanaman Raphanus hibrida itu berukuran raksasa. Bentuknya bulat memanjang, berkulit putih bersih. Bobotnya sekitar 2 kg per umbi. Rasanya manis agak getir. Kegunaannya untuk campuran soto, sup, dan sayur asin.

2. Edamame

Edamame lazim disebut kedelai jepang. Sosok tanaman dan bentuk lolongnya mirip kedelai biasa, tapi lebih besar ukurannya. Kulit polong hijau, hitam, atau kuning. Polong itu tak dapat dipanen serentak, tapi harus dipilih pemetikannya sampai tanaman berumur 65 hari. Yang dipanen polong yang masih muda. Kegunaannya untuk direbus sebagai camilan, campuran sup, dan sayur asam.

3. Gobo

Gobo adalah umbi tanaman Artium Lappa, yang berbentuk bulat memanjang seperti lobak atau wortel. Tanamannya berdaun besar seperti perisai. Akar tunggangnya membentuk umbi. Umbinya berbentuk lurus seperti mata tombak sepanjang 60-100 cm. Manfaatnya sebagai campuran sup, ditumis, atau digoreng dengan tepung. Kalau diiris-iris tipis, umbi gobo bisa diasin. Manfaat lain ialah sebagai bahan pembuatan kecap dan gula.

4. Hajikami

Hajikami adalah tunas yang diperoleh dari tanaman jahe untuk sayur adalah kuncup dan sedikit pucuk batang. Warnanya putih untuk rebung jahe putih, dan putih kemerahan untuk rebung jahe hijau. Kegunaannya sebagai bahan asinan.

5. Horenzo

Horenzo adalah sebutan sayuran yang mirip bayam. Tanamannya berdaun lebar, dengan nama ilmiah Spinacia oleracea. Daun melebar di bagian bawah, menyempit pada ujungnya. Daun itu bertangkai panjang, permukaannya halus dengan pinggiran bergerigi besar. Warnanya hijau cerah sampai hijau gelap. Panen dilakukan ketika masih muda, dengan cara memetik bagian daunnya. Kegunaannya untuk disayur, dikukus, dan ditumis.

6. Kaboca

Kaboca alias labu jepang adalah buah yang berasal dari tanaman Cucurbita moschatta varietas Melanoformis makino. Diduga tanaman itu asli dari Jepang. Ukuran buah mungil, Berbobot sekitar 2 kg perbuah. Kulitnya hijau tua berbercak kuning atau cokelat muda. Daging buah kuning keemasan. Kalau direbus daging buahnya terasa manis, guruh, mirip kentang. Kegunaannya dibuat kolak, campuran sup, bahan dasar pembuatan dodol. Buah yang masih muda enak sekali disayur.

Lihat juga : Manfaat Bayam, Sayuran Anti Kanker
                     - Vaksinasi Virus Cabai
                     - Cara Memperbaiki Mutu Buah Belimbing Demak
                     - Sayuran Mencegah Kanker

7. Kyuri

Kyuri lebih dikenal dengan sebutan mentimun jepang di Indonesia. Buahnya berasal dari tanaman Cucumis sativus varietas japanese. Bentuk buahnya langsing, panjang, berkulit hijau tua, halus. Buahnya berdaging putih, lembut, renyak, manis, dengan kadar air rendah. Kegunaannya dibuat acar, selada, hiasan hidangan, diasin dalam bentuk slice (irisan-irisan tipis) atau pikel (mentimun kecil utuh).

8. Mithsuba

Mitsuba adalah sejenis sayuran daun yang mirip seledri, nama latinnya oenanthe linearis. Tanamannya tumbuh tegak, membentuk rumpun lebar setinggi 50-80 cm. Bentuk daun lebar, berupa daun majemuk menjari dengan anak daun tiga helai. Yang dimanfaatkan daunnya yang masih muda. Kegunaannya untuk lalap, baik yang masih mentah atau sudah diolah setengah matang.

9. Okura

Okura adalah sebutan untuk buah okra, yang berasal tari tanaman Abelmoschus esculentus. Sebetulnya sayuran ini bukan asli dari Jepang, karena tanamannya berasal dari Afrika dan Asia bagian barat. Yang dimanfaatkan buahnya yang masih muda, berukuran panjang 5-12 cm, berbentuk segi 5-8 seperti belimbing. Warnanya hijau atau merah keunguan. Daging buah berlendir. Buah dipanen sekitar 10 hari setelah bunga muncul. Kegunaannya untuk masakan pelengkap misalnya sup.


10. Nasubi

Nasubi adalah sebutan untuk buah terung dari Jepang. Asalnya dari tanaman Solanum melongena varietas esculentum. Sebetulnya jenis tanaman itu asli berasal dari India dan Indonesia. Warna buah ungu tua kehitaman. Buahnya berdaging halus, tebal, empuk, berair, dan berbiji sedikit. Bobot per buah rata-rata 120 gram. Kegunaannya untuk membuat tempura (makanan khas Jepang) digoreng atau diulek dengan cabai merah.

11. Zucchini

Zucchini alias labu sucini adalah buah dari tanaman Cucurbita pepo. Buah ini di Eropa lebih dikenal dengan sebutan squash. Tanamannya tidak merambat, tapi tumbuh tegak setinggi 25-40 cm, rimbun. Helaian daunnya berbentuk menjari. Bentuk buah bulat panjang mirip mentimun, dan dipanen muda umur 5-7 hari setelah bunganya keluar. Diameter buah 4 cm, bobot 200 gram per buah. Warna buah kuning emas atau hijau, berdaging putih, bertekstur halus. Rasanya renyah, tapi hambar. Kegunaannya untuk sayur tumis, atau dipanggang.

Selain jenis-jenis sayuran di atas, masih banyak sayuran introduksi lain yang ditanam di Indonesia. Misalnya kol bulat, brokoli, sawi putih, daun bawang, bawang bombai, bawang lokio, tomat, cabai, kentang, kapri, buncis, pakcoy dan paprika.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat